Paradoks Penulis di Era Digital

Paradoks Penulis di Era Digital

Paradoks itu ibarat sikap yang serba salah, seperti judul film Warkop DKI “maju kena, mundur kena.” Setiap zaman selalu punya tantangan terhadap Profesi Penulis. Kalau dulu, mungkin tantangannya adalah informasi terbatas, royalti tidak sebesar sekarang. Kalau sekarang tantangan Penulis di Era Digital adalah terlalu banyak informasi, yang membuat Penulis sulit untuk fokus. Tapi yang paling …

Continue reading →

Kenapa Penulis Sebagai Pembelajar Seumur Hidup?

Kenapa Penulis Sebagai Pembelajar Seumur Hidup?

“Pada Dasarnya Semua Penulis Belajar Seumur Hidup.” ~ Ernest Hemingway, dalam Memikirkan Kata. Ada yang merasa puas setelah bisa menulis, menerbitkan buku, menulis konten di blog, tulisannya tembus di media nasional, cerpennya diterbitkan di majalah, dan sekarang bermalas-malasan setelah semuanya tercapai? Apakah begitu pekerjaan Penulis? Menulis hanya ada keinginan dan pekerjaan saja? Nyatanya nggak, menulis …

Continue reading →

Jamu Berkhasiat agar Kemampuan Menulismu Melesat

Jamu Berkhasiat agar Kemampuan Menulismu Melesat

Sebelum obat-obatan ditemukan seperti sekarang, aktivitas minum jamu menjadi hal wajib yang dilakukan oleh orang terdahulu kita, agar apa? Sehat bugar, mungkin yang kelahiran 90an, tau jamu buyung upik, yang rasanya manis dan bikin ketagihan. *ups jadi ketahuan deh. Menjadi Penulis pun butuh jamu, agar apa? Terus menulis hingga tulisan itu terus berkembang dan berkualitas. …

Continue reading →