Cara Praktis Bikin Ebook yang Menjual

Cara Praktis Bikin Ebook yang Menjual

Kalau kamu masih berpikir ebook sesuatu yang gratis dan nggak bermanfaat, mungkin kamu terlalu banyak menikmati itu tapi nggak membacanya.

Faktanya sekarang kita beralih ke digital. Dimana kemudahan terjadi pada sector penerbitan. Yakni menghadirkan ebook untuk memudahkan membaca buku.

Mungkin, kamu berpikir “bagaimana membuat ebook yang menjual?”, kamu bisa membaca sampai habis dan mendapatkan insight “ah, begitu caranya”.

 

Kesulitan Mencari Tema

Sebelum beranjak lebih jauh menulis ebook, kamu mesti menentukan tema, apa yang akan kamu sajikan.

Ketika kamu sudah menentukan tema, membuat judul hingga isi akan jauh lebih mudah. Cara praktisnya:

  • Hubungkan dengan pengalamanmu
  • Hubungkan dengan pengetahuanmu
  • Dan hubungkan antara pengetahuan dan pengalamanmu dengan masalah pembaca

“bagaimana kita bisa tau apa masalahnya, kak?”

Tepat sekali, dalam modul Penulispreneur disampaikan untuk riset atau tergerak dari kegelisahan. Maksudnya, kamu memiliki dorongan untuk menuliskan apa yang kamu rasakan.

“kalau kamu ingin membaca buku tapi buku itu nggak ada, itulah saatnya kamu menulis buku itu”. Terdengar familiar? Tapi berapa banyak yang tergerak untuk menulis?

“tapi, bagaimana caranya kak?”

Mulai menulis dan menghimpun referensi yang mendukung tulisanmu. Kalau di modul Penulispreneur bisa menggunakan pengemasan atau dari pengalaman.

Kalau kamu udah beres di sini, akan semakin mudah untuk membuat ebook yang menjual.

 

Menulis Satu Konten = Satu Ebook

Inilah mindset yang saya dan tim anut. Karena dalam membuat konten terdapat judul dan subjudul. Membuat ebook menjadi lebih praktis, tanpa mengurangi bobot dari tulisannya.

Hanya saja kamu butuh sedikit keahlian bagaimana membuat tampilan ebook menjadi lebih enak dan nyaman dibaca.

Kamu amati bagaimana Kadika menulis kontennya di blog. Tidak jauh berbeda dengan konten email hingga ebook. Ada polanya. Dan apa yang saya tulis di email ini bagian dari pembelajaran di Certified Impactful Writer.

Beliau pernah mengatakan begini:

“kalau mau membuat ebook, buatlah judulnya dulu, baru sub judul. Kalau mau panjang, ya targetin berapa kata. Cara termudah untuk memperpanjang tulisan, ya menambah sub-judul. Agar apa? Nggak bertele-tele”.

Sebelum Kadika mensertifikasi batch 1, 2, 3, hingga sekarang ke 4. Saya adalah orang yang pertama kali beliau sertifikasi. Hingga akhirnya saya bisa menulis persis apa yang Kadika tulis.

Harapan saya, kamu pun bisa mengetahui formula menulis yang Kadika ajarkan, karena sangat bermanfaat dan bisa masuk ke lini apa pun: nulis konten blog, ebook, email, artikel majalah, hingga buku.

 

Ebook itu Sifatnya Praktis dan Habis Dibaca

Apa yang kamu harapkan dari Ebook?

Dari survey yang kami dapatkan, yakni pembaca menginginkan sesuatu yang praktis. Karena sisi lain dari ebook adalah paling update kontennya.

Selain itu, ebook juga membuat pembaca merasa ketagihan. Setiap kali dibaca akan selalu habis. Membuat pembaca berkata “wah, gue butuh ebook yang lain nih”.

Karakteristik ebook dengan konten web blog kurang lebih sama, yakni to the point dan berbobot. Hanya medianya saja yang berbeda. Konten biasanya di blog, kalau ebook diubah jadi PDF. Makin kebayang?

 

Cara Mudah Memasarkan Ebook

Ada beberapa cara yang sudah saya lakukan di impactful writing. Salah satunya saya menjual secara direct selling (menjual langsung) ke pembaca.

Seperti menjual Ebook Bagaimana Menjual Produk Senilai 20 Juta Tanpa Tatap Muka (DMF), dengan harga terjangkau dan terbukti bisa dipratekkan.

Atau bisa membuat akun Google Playbooks. Tapi saya kurang menyarankan, karena ada pembagian hasil dengan Google. Ya, itu wajar. Tapi kalau kamu menjual langsung ke pembaca. Keuntungannya 100%.

Bukankah itu sangat menguntungkan?

 

Certified Impactful Writer adalah Pondasi

Ini, yang saya ingin ceritakan.

Saya bersyukur sekali bertemu dengan Kadika. Mau mengajarkan content writing dan copywriting sekaligus dalam certifiedimpactfulwriter.com.

Tapi intinya adalah 3 formula membuat konten yang berdampak. Karena saya merasakan bisa menulis email, konten blog, membuat ebook, modul pembelajaran, dan apa pun.

Mungkin kalau kamu menyadari, email ini adalah 3 formula yang saya pelajari dalam certifiedimpactfulwriter. Hanya diubah bagaimana cara penyampaiannya saja (gaya bahasa).

Kalau kamu hanya ingin mengikuti satu program saja dari impactful writing, certifiedimpactfulwriter.com adalah pilihan yang tepat dan menjadi pondasi yang bisa kamu kembangkan dalam penulisan apa pun.

 

Semuanya Sudah Teruji

Agar pembelajaran lebih maksimal, kami mengupayakan apa yang kami sampaikan sudah teruji dan terbukti. Agar apa? Kamu pun bisa membuat tulisan yang berdampak (impactful). Yang dibutuhkan dan dinantikan perusahaan.

Ternyata, semudah itu membuat ebook yang menjual?

 

Regards,

Dede Nursalam
CEO of Impactful Writing


NB: Kalau kamu merasa sudah bisa menulis konten dan butuh bagaimana menjual ebook secara mendalam, bisa ke penulispreneur.com.

NB2: Kami baru saja mendapat laporan di batch 4 ini ada salah satu peserta dari Finlandia yang mengikuti certifiedimpactfulwriter.com. Sekarang giliran kamu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *