Satu Hal yang Terlupakan Saat Membuat Niche Blog

Satu Hal yang Terlupakan Saat Membuat Niche Blog

Berapa banyak blogger yang masih dipusingkan dengan pertanyaan “niche blog apa ya yang bisa aku garap?” atau ini terjadi sama kamu juga?

Tenang… Sebentar lagi kamu akan bersemangat untuk membangun niche blog.

Mungkin kamu baru tau niche blog, tapi nggak apa-apa, kamu tetap bisa menikmati tulisan ini.  Kamu akan paham ketika membaca tulisan ini sampai habis.

 

Apa itu Niche Blog?

Secara mudahnya niche blog adalah konten yang kamu ingin buat dengan topik tertentu agar mendapatkan pembaca & pembeli loyal.

Sebab, akan jauh lebih mudah menjual sesuatu ke komunitas tertentu. Bayangkan ketika kamu mau beli bakso ada dua pilihan:

Gerobak pertama hanya menjual bakso. Gerobak kedua menjual bakso, mie ayam, dan soto ayam.

Kira kira kamu akan pilih yang mana? Tentunya hanya yang menjual bakso, iya? Niche blog pun demikian, orang lain akan lebih percaya ke blog yang hanya membahas topik spesifik.

Niche blog menyasar pembaca tertentu agar lebih mudah mendapatkan pembeli. Sebab dari niche blog terbangun kepercayaan publik.

Sebenernya pembeli itu dampak dari konten. Seperti yang dibahas dalam Digital Marketing Fundamental.

Kalau kontennya bagus, akan ada pengunjung, prospek (leads), dan fans loyal (pembaca & pembeli loyal).

Kurang lebih seperti itu… gimana udah mulai kebayang apa itu niche blog?

 

Belajar dari Blogger Sukses

Mari kita bedah blog yang cukup popular dan bukunya pun sudah masuk ke Indonesia.

#1. MarkManson.net

#2. ZenHabits.net

Keduanya sama sama niche blog alias membahas dengan topik spesifik.  Blog ini cukup besar dan memiliki pembaca & pembeli loyal.

 

Mari Kita Bedah Markmanson.Net

Kita tau bukunya yang cukup fenomenal itu sudah dicetak belasan kali bahkan dalam satu bulan dicetak tiga kali. Ya, kamu nggak salah baca. Tiga kali.

Apa yang membuat MarkManson.net sukses? Ya apalagi kalau bukan konten yang ia ciptakan dan kemasan konten yang menarik di zaman sekarang.

Niche blog MarkManson.net ini self-improvement. Tapi Mark punya perspektif yang lain. Itu salah kunci sukses kontenya. Tapi bukan itu menjadi konsentrasi pembahasan kita.

Lanjut?

 

Selanjutnya blog ZenHabits.net

Niche blog masih membahas tentang self-improvement hanya aja lebih ke meditasi. Baca aja taglinenya: breathe artinya bernafas.

Jangan salah, buku Leo Babauta penulis dari blog zenhabits.net ini udah terbitkan kurang lebih 5 buku. Bayangkan! 5 buku yang diterjemahkan.

Keduanya sama sama menghasilkan uang dari online courses yang mereka hadirkan. Cuman, kalau markmanson.net lebih konten premium (subscription).

 

Dampak dari niche blog memberikan otoritas kepada penulisnya. Apa pun yang ia katakan tentang topik itu pastilah didengar.

Mulai kebayang ya? Niche blog itu seperti apa?

Makin ke sini kamu makin penasaran dan ingin segera membuat niche blog.

 

Satu Kesalahan yang Dilakukan Saat Menentukan Niche Blog

Banyak orang yang nggak sadar akan hal ini. Padahal sedikit aja diubah, maka hasilnya pun akan berubah.

Mungkin di luar sana banyak blog yang menawarkan solusi menentukan niche blog mulai dari:

  • Minat
  • Passion
  • Pengalaman

Dan diawali dengan pertanyaan “apa yang bisa aku kasih ya ke pembaca?”

Tanpa kamu sadari cara menentukan dimulai dari diri sendiri adalah hal yang memusingkan. Sebab, sumber daya kita terbatas.

Kenapa selama ini menentukan niche blog itu memusingkan, ribet, stuck, ngerasa kehabisan ide. Sebab kita menulis berdasarkan yang kita mau. Bukan pembaca inginkan.

“maksudnya gimana?”

Ya, tadi hanya berkutat dari minat, passion, dan pengalamanmu aja. Padahal pembaca belum tentu butuh konten dari kamu.

 

Fokuslah ke EGO Pembaca

“setiap manusia hanya memikirkan masalah dan minatnya sendiri” – Modul Professional Impactful Writer

Pernah nggak sih ketika scrolling di media sosial lihat headline dan tiba-tiba terhenti? Nah, bisa jadi masalah atau minatmu sedang disentuh.

Inilah yang dilakukan oleh kebanyakan para blogger pemula yang ingin membangun niche blog. Terlalu EGO-Sentris. Padahal belum tentu pembaca butuh.

Ubah pertanyaan dari “apa yang aku bisa kasih untuk pembaca?” menjadi “solusi apa yang pembaca butuhkan?”.

Faktanya kamu nggak mesti pandai menulis sebuah topik tertentu. Karena dengan 3 formula menulis kamu bisa menulis topik spesifik walau tak kamu sukai dan kuasai.

Kembali ke dua blog sukes tadi. MarkManson.net dan ZenHabis.net. Coba kamu sekarang buka blog itu. Baca secara perlahan.

Semuanya berupa solusi kan?

Mark melihat fenomena kalau orang zaman sekarang terlalu memikirkan apa kata orang lain sehingga sulit sekali bahagia. Dia membuat konten dalam bukunya menjadi lebih renyah dengan konsep uang ia sajikan.

Leo menyadari kalau orang zaman sekarang sulit untuk bahagia, mengatur emosi, bahkan terlalu sibuk. Meditasi adalah solusi untuk itu.

 

Jadi kebayang ya? Kenapa selama ini kok rasanya suka stuck ketika nulis, bingung mau nulis apa lagi. STOP EGO sentris, beralihkan ke EGO pembaca.

Mau pemula atau ahli tak ada salahnya kamu mencoba formula ini untuk kemudahan menulis konten dan headline.

 

Dwi Andika Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *