Pengen Jadi Content Writer? Wajib Tau 2 Hal Ini!

P

“Pengetahuan akan memberimu kekuatan, tetapi karakter memberimu kehormatan.” – Bruce Lee

Kamu pengen jadi content writer?

Siapa sih yang nggak pengen jadi content writer, yang dibutuhkan perusahaan di zaman sekarang.

“Emang iya, Kadika?”

Ya, content writer itu punya peran penting untuk perusahaan yang ingin go digital. Apa lagi, skill menulis atau writing adalah keahlian penting setelah design dan programming.

“Jadi, apa yang perlu diketahui seorang content writer, Kadika?”

Hasil pengamatan, ada dua hal penting yang perlu kamu ketahui dan lakukan. Apa saja?

Teruslah membaca, karena sebentar lagi kamu akan tau.

Baca juga: Jangan Jadi Penulis yang Miskin?

 

Pertama, Pengetahuan Tentang Apa yang Ditulis

Layaknya seorang pembicara, seorang content writer penting tau apa yang akan ditulis.

Itulah kenapa disebut content writer specialist, artinya punya spesialis di bidang tertentu, karena nggak semua topik kita bisa kuasai.

Bisa, sih, tapi konsekuensinya kamu nggak enjoy ketika menulis. Biar enjoy dan bisa segera dikuasai, penting kamu memilih topik yang kamu sukai dan kuasai.

“Kenapa begitu, Kadika?”

Karena dengan memilih topik yang kamu sukai dan kuasai, selain ide selalu mengalir deras, juga kamu memiliki sudut pandang yang istimewa, tak banyak orang mengetahuinya.

Juga kamu terus improve, terus belajar tentang apa yang kamu sukai dan kuasai.

Karena semenyenangkan itu, iya? 🙂

Baca juga: 6 Skill untuk Berkawan dengan AI?

 

Kedua, Pengetahuan Tentang Bagaimana Cara Menulis

Tau apa yang akan kamu tulis aja nggak cukup.

Kamu perlu tau bagaimana cara menulisnya, ibarat kamu udah beli bahan-bahan buat bikin kue,

…tapi kamu nggak tau cara membuat kuenya, ya, bisa aja jadi kue, tapiiii… hasilnya tidak sesuai ekpektasi.

Inilah alasan kenapa kamu perlu belajar bagaimana membuat konten, lebih spesifiknya, membuat konten yang berdampak.

Tentu saja keahlian ini bisa kamu pelajari meski masih pemula sekali pun, karena kurikulum yang ada di certifiedimpactfulwriter.com newbie friendly.

“Udah gini aja Kadika?”

Sebenarnya udah, tapi ada hal penting lainnya yang perlu kamu ketahui.

Apa itu?

Baca juga: Bagaimana Menjadi Content Writer di Perusahaan Meski Tanpa Apply?

 

Pengetahuan vs Praktek

Mungkin familier soal, “teori mah nggak penting, yang penting mah action.”

Justru kalau kita nggak tau cara yang tepat seperti apa, itu menyebabkan kita jatuh ke jurang tanpa persiapan.

Entah kamu tiba-tiba writer’s block, kehilangan minat menulis, hingga udah nggak ada harapan buat nulis lagi.

Penting kamu ketahui tentang bagaimana cara menulis, ketimbang langsung praktek tanpa ada ilmu.

Tapi, setelah tau ilmunya, jangan lupa untuk praktek, karena ilmu akan sangat bermanfaat ketika dipraktekkan.

Karena praktek doang, tanpa ilmu, ibarat pisau tumpul memotong daging. Wkwk. Lama banget kepotongnya.

Jadiii…

“Jadi, apa Kadika?”

Jadiii… setelah kamu tau dua hal barusan yang kamu baca, kamu perlu melakukan dua hal ini agar terus improve di bidang content writing.

“Apa itu Kadika?”

 

Ada Dua Hal yang Nggak Kalah Penting

Ya, menambah wawasan dan terus menulis.

Dua aktivitas yang sifatnya looping, berulang, atau infinite, ini yang bikin kamu jadi expert di bidang content writing.

Menambah wawasan bisa dari buku, artikel, hasil riset, podcast, youtube, apa pun medianya,

…yang penting kamu nyaman ketika menyerap informasi itu, karena kata Yodhia Antariksa yang mengutip Martin Seligman dalam Learned Optimism:

“ketika kita merasa happy, informasi yang kita serap lebih cepat masuk ke bawah sadar.”

Kamu tau?

Pikiran bawah sadar menyimpan memori jangka panjang, jadi ketika kamu ingin memunculkan informasi untuk keperluan menulis, kamu tinggal masuk ke kondisi bahagia alias enjoy.

Biar wawasannya nggak luber, maka, penting untuk terus dituangkan ke dalam tulisan.

Karena menulis itu ibarat otot yang perlu dilatih secara terus menerus, nggak dipake menulis sebentar aja (seminggu), otak bisa keram atau mood jadi hilang.

Nggak percaya? Buktiin aja, deh. Hehe.

 

Intinya adalah…

Untuk jadi ahli di bidang content writing, kamu perlu:

  • Tau tentang apa yang akan ditulis.
  • Tau bagaimana cara menulis yang berdampak.
  • Lalu, terus menambah wawasan.
  • Dan, tidak berhenti menulis.
  • Pengetahuan dan praktek sama pentingnya, maka penting diseimbangkan.

Gimana?

Excited untuk terus menambah ilmu dan wawasan tentang content writing?

Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

About the author

Dwi Andika Pratama

Founder ImpactfulWriting® | Mentor CertifiedImpactfulWriter.com | Writing 33 Ebooks in 4 Years and Total Downloaded 35.000+

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recent Posts

Recent Comments

Archives

Categories