6 Cara Efektif Bangun Personal Branding Bagi Penulis Pemula

6 Cara Efektif Bangun Personal Branding Bagi Penulis Pemula

Bagi Kamu para penulis, pasti ada yang bertanya-tanya apa pentingnya membangun personal branding ?

Personal branding menjadi hal yang sangat penting. Tidak hanya seorang penulis, tapi juga setiap profesi di era digital seperti sekarang ini.

Sebagai seorang penulis, kita mesti menunjukkan diri kita ke khalayak umum akan eksistensi diri sebagai orang yang menekuni bidang kepenulisan.

Jadi, ketika nama kita disebutkan orang menjadi tidak bingung dan langsung mengenal, langsung tahu, “Oh ya! Dia penulis!”.

Terus, pentingnya apa sih personal branding untuk penulis?

Karena, ini akan berpengaruh pada penjualan buku, tulisan, juga karya kamu ke depannya.

Siapa juga yang mau membeli buku atau tulisan dari penulis yang gak mereka kenal? Siapa penulisnya, genrenya apa, Kita pasti akan berpikir berkali-kali ketika membeli buku dengan penulis yang gak dikenal.

Jadi, bagaimana cara membuat personal branding untuk penulis pemula? Mari simak penjelasannya di bawah ini. Jangan di skip!

Baca Juga: Bagaimana Menulis Buku Tanpa Gangguan? Kenali Pemicunya!

 

1. Tunjukkan Identitasmu

Untuk cara pertama ini, yang bisa kamu lakukan adalah perkenalkan diri kamu di media sosial bahwa kamu adalah seorang penulis.

Nah, selain menunjukkan diri sebagai penulis, tentu hal yang perlu kamu lakukan adalah memiliki karya, bukan?

Bagaimana bisa, seorang penulis tapi belum menulis apa-apa. Betul?

 

2. Tentukan Tujuan 

Kamu bisa mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri, seperti:

“Apa tujuanku ingin dikenal orang lain?”

Pertanyaan ini, untuk kita sebagai penulis pemula tujuannya adalah membuat orang mengetahui bahwa kita adalah penulis.

Nah, penulis kan juga macam-macam genrenya. Ada penulis yang menulis fiksi, atau non-fiksi. Kalau fiksi, ada yang menulis novel, puisi. Kalau non-fiksi ada yang menulis artikel, tutorial, dan lain sebagainya.

Tentukan tujuan atau goals personal branding kita, ingin dikenal sebagai apa. Dan baiknya tujuannya harus bersifat jangka panjang.

Lebih baik lagi kalau tujuan personal branding kita itu spesifik, ambisius, dan juga untuk jangka panjang tentunya.

Contoh:

Ingin dikenal sebagai penulis novel romance galau yang disukai anak millenial.

Ingin dikenal sebagai penulis artikel tips dan trik menulis.

 

3. Lakukan Riset

Kamu juga harus benar-benar riset yang mendalam dan mencari apa unique selling point yang dapat kita citrakan.

Kita pun harus riset apa kelebihan kita di antara penulis-penulis lainnya. Yang paling penting adalah, jadilah diri kita sendiri.

Ketika kita menemukan sesuatu yang kita bisa dan telah kita kuasai, dan banyak penulis lainnya yang belum menguasainya. Maka, jadikanlah itu superpower kita, latih terus menerus, dan jadilah itu pembeda dari yang lain.

Baca Juga: 4 Rahasia Menulis Super Lancar, Cepat Seperti Supercar!

 

4. Mulai Bangun Relasi

Kita cukup memanfaatkan hubungan baik dengan relasi yang sudah terjalin. Misal, aktif di organisasi atau komunitas penulis, disana akan banyak teman, senior, dan juga mentor.

Membangun hubungan baik bukan hanya sekedar untuk senior atau atasan saja, tapi kepada teman-teman kita juga harus bisa menjalin hubungan yang baik.

Bisa saja, suatu saat dia menjadi partner kita. Atau dapat membantu kita dikemudian hari. Kan nggak ada yang tahu masa depan, bukan?

 

5. Buat Konten yang Berkarakter

Setelah semuanya sudah kamu lakukan, kini saatnya take action. Kamu gak akan dikenal oleh orang kalau kamu gak membuat suatu karya, atau karyamu dijadikan konten di media sosialmu.

Di sinilah proses kreatif diperlukan. Kita bisa olah tulisan-tulisan kita menjadi konten video atau foto yang unik dan menarik. Yang berciri khas kamu banget.

Kemudian, kamu bisa mulai share di seluruh media sosial kamu, seperti instagram, twitter, facebook, blog, dan lain sebagainya.

 

6. Lakukan dengan Konsisten

Ini akan menjadi hal yang sangat penting kita lakukan secara rutin. Karena konsistensi adalah kunci dalam membangun personal branding.

Idealnya dalam membranding diri, diperlukan waktu yang tidak sebentar, maka dengan mempraktikkannya secara terus-menerus, maka kita akan semakin dikenal sebagai penulis. 

Kebiasaan konsisten ini yang akan membuahkan hasil dikemudian hari. Karena, orang yang konsisten membuktikan bahwa dirinya tidak gampang menyerah. Semangat buat Kamu yang ingin menjadi penulis profesional!

Baca Juga: Buka-Bukaan! 6 Langkah Cara Menulis Artikel Berkualitas ala Impactful Writing!

 

Sumber gambar: https://pixabay.com

Editor: Latifah Desti Lustikasari

Siti Syarafina Hasyim
Follow me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *