Tetap Produktif Menulis Artikel Meski Sibuk, Ikuti 5 Langkah Ini!

Tetap Produktif Menulis Artikel Meski Sibuk, Ikuti 5 Langkah Ini!

Mungkin selama ini kamu bingung bagimana ya mengatur waktu supaya sempat menulis artikel untuk meningkatin skill content writing.

Padahal kamu bisa meluangkan waktu selama 30 menit saja setiap harinya untuk bisa produktif menulis artikel.

“Hah! Emang cukup ya 30 menit?”

Cukup banget,  kamu juga tetap bisa memaksimalkan kemampuan untuk menghasilkan sebuah artikel menarik dan juga berkualitas kok.

Dengan catatan, kamu harus memperjelas motivasi menulisnya.

Ya, motif! Ialah yang bisa menggerakkan kamu untuk tetap tekun menulis. Misal: ingin terkenal, bermanfaat, atau dapat uang pun boleh saja kok.

Atau kamu punya motif yang lain? Coba deh kamu tulis saja dulu motifmu apa di tempat yang terlihat jadi setiap hari kamu terdorong untuk selalu menulis.

Oke, lanjut baca ya. Ini triknya supaya kamu tetap menghasilkan karya meskipun sibuk.

Baca juga: Satu Keinginan Besar VS Banyak Keinginan Kecil

 

#Hari ke-1: Tentukan Topik Artikel

Hari pertama langsung tentukan ide, pilih topik apa yang mau kamu angkat di dalam artikel?

Kalau bingung karena gak ada inspirasi, paling gampang kamu bisa cek media sosialmu sendiri. Coba liat di sana apa yang lagi tren.

Atau diskusi dan bertanya kepada teman-teman dan orang terdekat lainnya. Untuk menentukan ide, jadi usahakan sebelum mulai menulis dengan waktu 30 menit, kamu sudah punya kerangka tulisannya.

Jauhkan alasan mager dan handphone, itu yang akan mengacaukan fokus menulismu.

Baca juga: Waduh Memang Ada Apa Dengan Komunitas Bisa Menulis? Padahal Ini Punya 10 Manfaat Lho!

 

#Hari ke-2: Uraikan Satu Topik ke Artikel Lain

Besoknya coba uraikan topik artikel yang kemarin sudah kamu tulis. Uraikan dalam bentuk tulisan lain yang saling berhubungan satu-sama lain.

Paling gampang, kamu bisa mulai dengan 5W1H. Topik itu apa, kenapa bisa begitu, dan seterusnya. Tuliskan dalam bentuk poin-poinnya dulu saja.

Memang betul terkadang kalo sibuk akan terasa ‘sudah malas mikir duluan, kan?’ Jadinya gak tahu juga mesti nulis apa. Tapi coba deh luangkan saja dulu 30 menit untuk menulis, hitung-hitung sebagai stress release juga.

Baca juga: Menjadi Koki Kata di Dapur Penulis (Sebuah Analogi)

 

#Hari ke-3: Lakukan Riset untuk Menunjang Draft Artikel

Nah sudah dapat topik beserta turunan ide tulisan, kan!

Oke sip, tunggu sebelum kamu mulai metulis draft artikelnya, coba kamu riset dulu bahan untuk pendukung dan menjadikan artikelmu berbobot dan berkualitas.

Biar makin oke, kamu bisa memasukan quote atau data-data angka tapi nanti kamu harus kemas dengan kata-kata yang mudah dimengerti ya, supaya pembaca gampang paham.

Oh iya, biasanya saat riset memacu untuk menemukan ide-ide baru juga. Langsung tulis saja jangan sampai ide itu menguap begitu saja lalu hilang terus malah lupa, deh.

Baca juga: Lupakan Copywriting, Mulailah Menulis

 

#Hari ke-4: Mulai Menulis Draft 

Artikelmu sudah siap nih untuk disusun draft-nya, yeay! Sampai di hari ini tulisanmu sebetulnya tinggal melengkapi saja.

Topik sudah ada. Maka buatlah judul yang menarik. Lalu dari poin-poin penting tentang topik tersebut kamu tinggal kembangkan.

Dengan waktu 30 menit fokus saja menulis draft artikelnya dulu. Gak perlu terlalu memikirkan apa tulisan ada yang salah ketik, tanda baca, keterbacaan, dan kejelasan setiap kalimatnya.

Baca juga: 5 Panduan Belajar Content Writing secara Praktis!

 

#Hari ke-5: Langsung Publish Artikel!

Oke, artikelmu sudah 90% nih sampai di hari ke-5 ini. Tinggal kamu cek ulang bagaimana tulisanmu apakah sudah enak dibaca? Masih banyak typo? Dan yang lainnya.

Kalo belum, baca, edit, lalu baca dan edit lagi. Sampai kamu merasa tulisanmu sudah benar-benar enak dibaca.

Tidak ada typo, paragraf tidak terlalu padat yang bikin pusing pembaca, dan sebagainya. Kalo sudah selesai tinggal publish saja deh!

Baca juga: Bagaimana Menjalani Profesi Content Writer yang Berpenghasilan Tinggi? Ini Dia 5 Tipsnya!

 

Gimana trik di atas? Menarik untuk dicoba gak atau kamu sudah pernah coba dengan cara seperti itu juga?

Kalo mau lebih efektif, sebaiknya kamu kurangi juga bermain gadget, ganti dengan luangkan waktu lebih banyak untuk menulis.

Tapi tergantung, kamu tipe yang susah lepas dari HP bukan kalo sudah main medsos, game atau chattingan? Kalo iya, barangkali itu yang menyebabkan kamu kurang produktif menulis.

 

Kesimpulan

Kalau memang ingin produktif menghasilkan karya dengan menulis artikel, tentukan motifnya dulu untuk menguatkan dan menggerakkan kamu supaya mau menulis terus.

Selanjutnya coba saja dulu lakukan step by step trik menulis artikel dalam 5 hari seperti di atas dengan meluangkan waktu minimal 30 menit sehari.

Kalo nanti sudah terbiasa jadi lebih mudah rasanya waktu menjalaninya. Dan tetap semangat ya!

 

Referensi:
https://copyblogger.com/
Sumber gambar: https://images.pexels.com/

Editor: Latifah Desti Lustikasari

Find me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *