5 Cara Mudah Mengatasi Writer’s Block

5 Cara Mudah Mengatasi Writer’s Block

Writer’s block biasanya menjadi kendala yang paling sering dikeluhkan oleh para penulis.

Tapi, apakah writer’s block itu ada?

Jika kita lihat kata writer’s block ini baru ada saat tahun 2010-an keatas. Coba deh, kita perhatikan dari tahun 1990-an.

Apa alasan orang ketika, “Artikel kamu kapan terbitnya?” atau “Skripsi kamu kapan selesainya?” Apa jawabannya ketika itu? Jawabannya yang sering terjadi adalah “Saya sedang malas saja”.

Kemudian, pada saat tahun 2000-an, ketika ditanya “Kenapa kamu belum mengirim artikel mu?” atau “Kenapa kamu belum menulis novel mu”, Maka mungkin jawabannya akan “Saya sedang nggak mood”.

Sampai tiba hari ini, ketika kita ditanya “Kenapa kamu belum menulis?” Maka jawabannya “Duh, saya sedang writer’s block!”.

Apakah Writer’s Block benar-benar ada?

Maka jawabannya adalah Writer’s Block itu sama dengan malas.

Karena ketika kamu tahu tujuan kamu dalam menulis itu apa, maka kamu nggak akan kehilangan arah.

Maka, ketika kamu sudah di depan laptop mu tapi kamu nggak ada ide.

Saat itulah waktunya kamu untuk membuang pikiranmu jauh-jauh akan tujuan-tujuan yang nggak menguatkan kamu dalam menulis.

Misal, kamu menulis karena ingin terkenal, atau pengen kaya.

Itu adalah alasan eksternal yang akan selalu berubah-ubah dan akan membuat tujuan menulis mu tidak kuat dan itu akan membuat kamu stuck dalam menulis.

Nah, untuk solusinya akan kita uraikan menjadi 5 Solusi mengatasi Writer’s Block.

Baca Juga: Tantangan Terbesar Penulis Profesional

1.Menyegarkan Pikiran Lebih Dulu

Ketika kamu tak bisa lagi muncul ide dalam pikiranmu, mau nulis apa? Maka inilah saatnya untuk berhenti menulis sejenak.
Segarkan pikiranmu terlebih dahulu. Sudah saatnya menjernihkan pikiran.

Mungkin pikiranmu sudah terlalu penuh yang waktunya untuk di detoks. Di detoks dengan apa? Dengan menghibur diri.

Bisa saja menghibur diri dengan jalan-jalan keluar, atau pergi sebentar, atau hal termudah yang bisa kamu lakukan adalah lakukan saja hal yang kamu sukai.

Maka, kamu akan menyegarkan pikiranmu lebih santai dan enak.

2.Tulisanmu bisa disimpan dulu

Simpan dulu saja tulisanmu, jauhkan dirimu dari segala macam hal yang dapat membuat pikiranmu kacau.
Kamu bisa menjauhkan diri dari media sosial terlebih dahulu, kemudian setelah membaik mood mu, maka menulislah!
Jangan terlalu lama mengendapkan tulisanmu, jangan juga biarin tulisanmu terlalu lama terbengkalai. Maka mulailah menulis.

Baca Juga: Menjadi Koki Kata di Dapur Penulis (Sebuah Analogi)

3.Mencari Inspirasi dari Tulisan yang lain

Jika kamu ingin menulis, dan mengalami hal semacam writer’s block ini, maka kau bisa mencari inspirasi di buku-buku lain, atau di artikel-artikel lain.
Ya, minimal kamu mendapatkan pencerahan dari tulisan lain.

Tapi, bukan berarti kamu tinggal Ctrl A kemudian copy paste. Itu namanya plagiat, dan jelas akan menurunkan kualitas tulisanmu.

4.Mencari tempat yang nyaman

Tempat ini sangat mempengaruhi pikiran kita. Jika kita berada di tempat yang sempit, kotor, berantakan, pasti mood kita juga akan jelek saat mulai menulis.
Maka kamu bisa memulai dengan membereskan hal-hal yang dapat mengganggu kamu saat menulis.

Dan kamu juga bisa berpindah tempat, yang biasanya menulis di rumah, lain waktu kamu bisa menulis di cafe terdekat mungkin, atau di ruang lain di rumahmu.

Baca Juga: 5 Panduan Belajar Content Writing secara Praktis!

5.Jauhkan Gadget dan Kuatkan Tekad

Dan yang terakhir yang bisa kamu lakukan adalah jauhkan gadget dari sisi kamu saat kamu mau menulis.

Jauhkan sejauh-jauhnya. Kalau nggak bisa minimal di mode pesawat.

Karena gadget akan mengalihkan perhatianmu dari menulis. Dan kamu pun harus kuatkan tekadmu dalam menulis.
Kembali lagi, tujuanmu menulis itu apa? Dan kamu bisa kembali ke depan laptopmu dan menuliskan kata demi kata. Semoga membantu!

Sumber gambar: freepik.com

Siti Syarafina Hasyim
Follow me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *